Nafasku semakin memburu.” ehhh…..uhhhhh..heeee” Suara erangannya terdengar lirih menggoda saat bibir mungilnya merekah. ” Desti memukul tangan Lely sambil menjulurkan mukanya kearah Lely dengan pandangan yang buat kami berdua tertawa lepas.” ha..ha…ha…mabuk ya ? Bokeptoket & itu semua benar-benar membuat konsentrasi bercintaku dengan Lely hampir hilang. Yang seorang lagi berambut seleher diwarnai kuning & dari memandangnya lebih dekat, aku sangat yakin, mungkin dia SMP-pun belum lulus. lama amat ? Seperti mengharapkan sesuatu yang lebih dari sebatang coklat.Silesung pipi tertunduk tersipu, tapi matanya sesekali melirik penuh arti ke ” Tonjolanku” itu.” Aku Raka !, orang paling baik sejagat ini.




















