Lalu kami menyeretnya ke dalam kamarnya. Bokeptoket Dia semakin mendesah-desah.“Li, aku mau..” Aku cepat tanggap dan kulepaskan tanganku. Setelah itu, aku memakai deodoran lalu menyemprot badanku dengan parfum kesukaanku. “Tau nggak? Aku menjerit sebentar lalu mulai berubah jadi keenakan. Ooi.. Ternyata kau! Tolong..”Wah, gawat! Ooi.. Aku heran mengapa Arya tidak mau menerima cintaku padahal kami sudah dekat dan hampir saling tergantung, dan sampai detik ini aku tetap tak habis pikir kenapa dia menolakku, padahal aku memiliki hampir semua hal yang dia butuhkan untuk kesenangannya. Aku jago komputer, programmer, sehingga banyak orang yang jadi temanku karena kuperbaiki komputernya atau karena kubuatkan tugas pemrogramannya.




















