Untuk apa keluar? Bokep toket Kami berciuman sebentar.Dan tanpa banyak bicara lagi, aku membereskan bajuku. “Wadaw teteh, kirain siapa!” Kata Farel, terlihat dia sangat kaget. “Itu yang rambutnya cepak pinggir-pinggirnya.” Jawabku.Farel terlihat berfikir dan mengingat-ingat. “Ya pingin aja atuh, namanya juga penasaran.” Jawabku. Aku duduk diatas meja dapur, dia berdiri didepanku. Tanpa basa basi lagi, dia dengan agak kasar menyuruhku menungging dengan bertumpuan tangan dan lututku diatas toilet duduk. Terbukti salah 1 hp dari mreka pernah hilang digondol teman-teman mreka2 juga. Gumamku dalam hati. Mungkin dia khawatir aku beneran teriak. Dirumahku atau pun lebih bebas dirumahnya yang memang dia tempati sendirian. Bayangan sosok laki-laki yang sedang berada didepan kamarku terus saja ada dikepalaku.




















