“Mbahkkk mbaaahhhkkkaaa…”Gadis itu mengejang.“Tiar kluar lagih mbaaaaaaakkkhhhhh……..”Cantika berdiri disamping taksi. Bokeptoket Ia berjalan sambil melamun sepanjang lorong hotel itu.3 Februari 2015Cantika menggengam erat bukti setoran yang baru saja ia terima kembali dari teller bank tempat ia menyetorkan uang kerugian perusahaan milik Pramono sesuai dengan petunjuk dari Pramono ketika Cantika menghubunginya tadi pagi. Tenang aja Mei-Mei.”“Hati-hati Cin!” Mei-Mei tampak cemas, sudah hampir sebulan ini sahabatnya Cantika ini tampak terbebani sesuatu. Sekarang mereka tinggal di rumah kontrakan kecil di pinggir kota. Baju itu pun menyusul tas Cantika jatuh ke lantai. Cantika melayani Basiran semalaman. Suara erangan dan jerit kenikmatan bersahutan dalam kamar suite di hotel bintang empat tersebut.




















