Iapun segera menarik k0ntolnya dari anusku dan menarik. Bokeptoket Satu-satunya yg bias aku lakukan adalah mengeluh pada Om Roby. Salah satunya adalah bosku, seorang cina, yg sekaligus pemilik dari biro konsultasi tempatku bekerja. Kini ia menguakan bongkahan pantatku lebar-lebar. Sedangkan kepalaku dibiarkanya tetap berjilbab, dan payudaraku telah menggelantung indah dengan bekas gigitan dan bash air liur Om Roby. Sorot matanya menunjukan kelicikan..“Hmmmmm….apapun kamu harus membayar hutang kamu”….”Atau kita selesaikan saja secara hokum??”..Ancam Om …Aku semakin panic dengan ancaman itu…“Ssaya mohon jangan pak…”“Saya pasti akan bayar…Saya masih punya anak pak….” Kataku tersedu-sedu…“Trus, kamu mau bayar pake apa?”“Kamu bilang nggak punya uang?”“Beri saya waktu barang satu minggu, saya bias usahakan”….jawabku putus asa… Satu minggu pun aku tdk yakin akan mendapatkan uang sejumlah itu.“Wah…wah…Aku meragukan kamu bakalan sanggup membayar”…Paling




















