“Silakan Bapak tunggu sebentar. Raut mukanya tampak kelelahan, tapi ia masih bisa tersenyum hangat pada Cantika sebelum mempersilakan ia masuk. Film Porno Raut mukanya tampak kelelahan, tapi ia masih bisa tersenyum hangat pada Cantika sebelum mempersilakan ia masuk. Maaf mengganggu.” Cantika menjawab dengan tenggorokan kering.Cantika hanya mengenal laki-laki itu dipanggil Ko Liong oleh boss-nya. Sampe kapan lo mau balikin?”Tubuh Cantika lemas mendengar kaya-kata Ko Liong. Kali ini ia tidak sempat menumpahkan lagi isi perutnya ke dalam wastafel. Boss aja angkat tangan kalo udah urusan sama dia.”“Aku gak bis cerita Mei-Mei.” Tangan Cantika membalik-balik kertas putih bertuliskan nomor telepon. Dua buah tangan menekan pundaknya memaksa Cantika jatuh berlutut.




















