Bram lebih tua sedikit. Tuh, kan… pikir Mirna. Bokep Mama “Yahh??” Mirna merengek kecewa. Perempuan di cermin itu tidak terlihat seperti dia, tapi itu memang dia. Mirna meremas pelir Bram. “Niat banget, ya? Dia tidak tahu apakah Bram suka atau tidak. Dilihatnya lagi wajah Mirna yang sedang main pura-pura jadi sundal itu. Dia berusaha bangun, sementara Bram berdiri mengangkang di atas badannya. Selagi Mirna kecewa, Bram menyerang sasaran lain. “Mas, aku mau bicara sama kamu nanti malam.” SMS itu Mirna kirim ke HP Bram.Bram, yang sudah uring-uringan sejak bertengkar dengan Mirna setelah ‘foto-foto kenangan’nya ketahuan, menarik nafas lega di kantor. “Gak mau.”
“Mas Braamm…”
Bram maju. Mirna masih tidak percaya kenapa akhirnya dia setuju mencoba saran Sitha.




















