Luar biasa sensasi kenikmatan yang kurasakan. Aku tidak perduli apakah makku sudah bangun atau masih setengah tidur. Bokeptoket Mbah mengusap-usap wajahku, lalu dadaku. Yang ada hanya bangunan lubang sumur yang bibirnya ditinggikan sekitar 1 meter, lalu tonggak-tonggak kayu untuk menggantung baju dan handuk.Di sekitar sumur dan wc ditumbuhi oleh tanaman rumpun sereh dan tanaman semak yang rimbun sehingga agak terlindung. Mungkin itu naluri yang menuntun semua gerakan. Saya yakin penerbit suratkabar atau majalah, tidak akan mau memberi no kontak tokoh yang mereka ceritakan meskipun foto wajah diperlihatkan. Mungkin bedanya kalau orang kota mandinya berdiri di bawah shower atau bergayung ria atau tiduran di bath tub.




















