Lumayan juga pikir saya, tetapi dibandingkan Vivi.., masih mendingan Vivi… Jadi saya putuskan untuk tetap fokus pada Vivi.Dalam sekejap ruangan tersebut penuh dengan suara keempat cewek tersebut. Dia sendiri juga terlihat kaget melihat saya. Jav Sub Indo Paha putih mulus tersebut hanya tertutup sedikit di bagian atas oleh rok mini biru tuanya yang berwarna hitam. Sambil makan, saya mengumpulkan keberanian untuk berkenalan. Terlihat dia menyapa cewek tersebut dan kemudian terlihat dia mengulurkan tangannya untuk berkenalan.“Sialan… saya kecolongan…” pikir saya. Tanggapannya cukup baik, kita ngobrol sekitar 15 menit. Saya mengulurkan tangan saya, “Saya Agus…” jawab saya memperkenalkan diri. Kok nggak nongol-nongol sich?” gerutu Vivi sambil cemberut.




















