dan ia berbaring.“kamu temenin mbak disini aja Dan!” mbak Dina meraih tangank ketika aku hendak keluar kamarnya.“aku nggak enak mbak kalo nemenin mbak disini. Bokep Mom hanya aku dan mbak Dina yang mengetahuinya. mencengkram kuat pinggangku. dan mencucinya.hanya obrolan ringan dengan mbak Dina saat mencuci piring. ini cobaan dari Tuhan” aku menenangkan.“mbak mau mati…”“mbak, jangan ngomong gitu ah! pipinya basah oleh air mata. mbak butuh refreshing”“ooh, butuh refreshing?”“iya, mbak pusing banget Dan. mbak mau mati aja rasanya” ia menangis meraung-raung sambil memelukku erat.“sabar mbak sabar. kerjaan dikantor numpuk, belum lagi masalah keuangan”“mbak harus jaga kondisi tubuh mbak. aku menepis tangan mbak Dina. membuat garis luka di telapak kakinya.




















