Dia menjajakan kantong-kantong plastik hitam itu ke setiap pengendara yang singgah karena lampu merah. Dia terpelanting. Bokep toket Aku selalu senang memperhatikan mesin-mesin yang berjalan angkuh itu. Dia punya usaha untuk hidup. Aku langsung ingin mengutuk diri. Dia menjual, bukan mengemis. Dingin kota ini makin terasa. Aih, kalimat ini mengingatkanku pada Hujan Bulan Juni milik Sapardi. Adakah yang lebih tabah dari aku? Pernah suatu malam, aku melihat kejadian paling miris yang membuat aku sempat berdoa agar segera dicabut Tuhan. Tapi seperti yang aku katakan, aku tetap bertahan pada tempatku berdiri. Beberapa orang lainnya menghakimi supir mobil, menghajarnya hingga biru-biru, termasuk mobilnya yang dibikin tambah penyok. Ketika matahari bersinar, aku menggosong. Gila.




















